Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
 Slot Kosong
 Slot Kosong
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Uber diperkirakan bakal melakukan Initial Public Offering (IPO) alias melantai di bursa saham dalam waktu dekat. Menariknya, hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi Jeff Bezos.

CEO sekaligus pendiri Amazon itu bakal semakin kaya seiring dengan mulai dijualnya saham Uber kepada publik. Hal tersebut lantaran ia merupakan investor awal di penyedia jasa ride hailing itu.

Sahamnya di sana diperkirakan bernilai USD 3 juta (Rp 42 miliar) saat ini. Nantinya, begitu Uber sudah IPO, maka nilainya bisa menjadi USD 400 juta (Rp 5,6 triliun), sebagaimana detikINET kutip dari CBS News.

Hal ini tak terlepas dari target Uber sendiri begitu melantai di bursa. Diperkirakan, kapitalisasi pasar mereka akan bernilai lebih dari USD 80 miliar (Rp 1.136 triliun). Sedangkan untuk sahamnya sendiri, harganya dapat mencapai USD 50 (Rp 710 ribu) per lembar.

Hal ini tentu bisa menjadi pelipur lara bagi pria berkepala plontos tersebut. Pasalnya, setelah bercerai dengan MacKenzie, ia harus menyerahkan sejumlah saham Amazon ke jandanya tersebut.

Awalnya, Bezos memiliki 16,3% saham e-commerce terbesar dunia tersebut. Melalui perjanjian gono gini, ia akan memiliki 75% dari jumlah itu, sedangkan sisa 25% jadi hak MacKenzie yang dinikahinya pada 1993. Jadi, Mackenzie menguasai sekitar 4% dari saham Amazon, sedangkan Bezos masih punya 12% saham dari salah satu perusahaan ping bernilai di dunia itu.

Di samping itu, pendiri sekaligus mantan CEO Uber, Travis Kalanick, juga jadi yang untung besar dari keputusan perusahaan asal San Francisco, California, Amerika Serikat tersebut. Diperkirakan, 8,6% sahamnya di Uber akan bernilai hampir USD 9 miliar (Rp 127 triliun) begitu perusahaan tersebut melantai di bursa.