Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
domino qq online
 main domino qq online
agen casino online
agen domino qq
agen capsa online
BandarQ Online
Bandar Bola
BANDAR PIALA DUNIA 2018
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online
keepo.me-valentine1.jpg
Apa pendapat kamu soal 17 kota di Indonesia yang melarang muda-mudi rayakan Hari Valentine?

Guys, tiga hari lagi, tepat pada tanggal 14 Februari 2016, Hari Valentine akan dirayakan di berbagai belahan dunia. Namun, pemerintah di sejumlah daerah di Indonesia memilih untuk ngambil kebijakan tegas, yaitu melarang muda-mudinya buat ngerayain Hari Valentine.

Alasan yang diberikan untuk memberlakukan larangan tersebut pun beragam dari satu daerah dengan daerah lainnya. Tapi secara garis besar, larangan dibuat dengan alasan mencegah terjadinya hal-hal yang bertentangan dengan moral dan ajaran agama yang dianut sebagian besar masyarakat, seperti pesta, hura-hura, hingga seks bebas di kalangan muda-mudi.

Oke deh, berikut ini Wiuww kasih ke kamu info soal kota di Indonesia yang melarang perayaan Hari Valentine.

Tangerang

Melansir, Pemkot Tangerang adalah salah satu pemerintah daerah yang memberlakukan larangan perayaan Hari Valentine. Seluruh pelajar di Tangerang dilarang ngerayain Valentine di sekolah.

Dengan larangan itu, semua pelajar dilarang melakukan kegiatan seperti bertukar coklat, apalagi kencan dalam rangka merayakan hari kasih sayang itu. Okey, larangan itu kan cuma diberika di dalam sekolah, namun bagaimana jika di luar sekolah? Pemkot menilai, orangtua yang harus bertanggungjawab melakukan pengawasan kepada anak-anaknya di luar sekolah.

Bogor

Diknas Kabupaten Bogor juga ngeluarin peraturan serupa. Lewat sebuah Surat Edaran yang dikeluarkan baru-baru ini, seperti dikutip dari Poskotanews.com, para siswa SMP dan SMA dilarang merayakan Hari Valentine karena dinilai bisa memicu aktivitas yang bertentangan dengan norma agama dan sosial, seperti seks bebas.

Depok

Depok jadi kota di sekitaran Jakarta yang juga ngelarang Valentine. Seperti dilansirDream.co.id, Diknas Kota Depok menyebar selebaran ke seluruh SD, SMP, SMA, dan SMK di seluruh Kota Depok.

Isinya apalagi kalau bukan ngelarang para siswa dan siswi terlibat dalam kegiatan Hari Valentine, 14 Februari nanti. Sebagai gantinya, para siswa dan wali murid diimbau melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat, di dalam maupun di luar rumah.

Bekasi

Bekasi, kota yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota ini juga melarang perayaan Valentine. Dikutip dari Merdeka.com, surat edaran soal larangan itu udah disebar oleh Pemkot Bekasi ke seluruh sekolah.

Setiap guru diharap mengawasi perilaku siswa-siswinya di hari kasih sayang itu. Nggak cuman itu, sekolah juga diminta berkoordinasi dengan orangtua murid agar mengawasi kegiatan mereka selepas sekolah.

Sukabumi

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi melarang semua pelajar untuk merayakan Hari Valentine, demikian dilansir Galamedianews.com. Perayaan Hari Valentine dinilai bersifat hura-hura dan tidak mencerminkan karakter bangsa.

Surabaya

Pemerintah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur ini juga ngeharamin Hari Valentine. Lewat surat edaran yang disebar tanggal 22 Januari 2016 itu, seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, diminta melarang siswa-siswinya buat ngerayain Valentine.

Nggak cuma ngelarang, pihak Dinas Pendidikan, dilansir Detik.com, juga bakal ngelakuin pengawasan secara acak di beberapa kawasan.

Malang

Kota yang baru aja jadi sorotan karena menjadi lokasi jatuhnya pesawat latih TNI AU jenis Super Tucano ini juga melarang perayaan Hari Valentine. Dilansir dari Koran-sindo.com, Dinas Pendidikan Kota Malang udah ngeluarin surat edaran yang melarang perayaan Valentine buat siswa dan siswi di kota itu.

Jombang

Demikian pula dengan Jombang. Kota kelahiran Bapak Toleransi Indonesia, Gus Dur ini, seperti dikutip Tribun Surabaya, lewat Dinas Pendidikan-nya juga meminta supaya sekolah melarang anak didiknya merayakan Hari Valentine. Malahan, surat edaran itu udah diterbitkan sejak jauh hari, 29 Januari 2016.

Pasuruan

Kabupaten Pasuruan nggak mau ketinggalan dalam hal larang-melarang ini. Larangan itu, lansiran Detik.com, malah datang langsung dari Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

Semua siswa dan siswi dilarang merayakan Hari Valentine, baik di dalam maupun di luar sekolah.

Probolinggo

Probolinggo, lewat Dinas Pendidikannya melarang perayaan Valentine. Selain melarang siswa melakukan perayaan Hari Valentine, seperti dikutip dari Teropongmuslim.com, Dinas Pendidikan juga meminta sekolah agar membuat membuat surat agar wali murid mengawasi putra dan putri mereka.

Tuban

Beda dengan di Tuban. Departemen yang bergerak melakukan pelarangan perayaan Hari Valentine adalah Kementerian Agama.

Lansiran Kabartuban.com, larangan disampaikan Kemenag kepada siswa-siswi sekolah madrasah yang ada di bawah naungannya.

Banyuwangi

Sama juga nih guys, Dinas Pendidikan Banyuwangi juga mengeluarkan larangan perayaan Hari Valentine buat siswa-siswi yang bersekolah di daerahnya.

Seperti dikutip dari Timesindonesia.co.id, Dinas Pendidikan juga berharap guru dan orangtua untuk mengawasi anak-anaknya.

Sidoarjo

Pemerintah Kota Sidoarjo, lewat Dinas Pendidikannya juga melarang perayaan Hari Valentine. Seperti dikutip Tribun Surabaya, Dinas Pendidikan juga meminta pihak sekolah menyurati wali murid supaya mengawasi putra putrinya.

Bangkalan

Pemerintah Kota yang ada di Pulau Madura ini seperti dilansir Tempo.com, pun melarang muda-mudi di daerahnya, dari SD hingga SMA, untuk merayakan Hari Valentine.

Makassar

Udah dari tanggal 5 Februari 2016 lalu, Dinas Pendidikan Kota Makassar ngeluarin surat larangan perayaan Valentine bagi anak SD hingga orang dewasa. Seperti dikutip dariBintang.com, Kepala Diknas Kota Makassar, Alimuddin Tarawe mengatakan bahwa larangan dibuat demi merealisasikan nilai karakter kepribadian generasi bangsa dan norma etika sosial.

Sejalan dengan tujuan itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar, seperti dilansirDetik.com, menelurkan surat imbauan yang dipasang di minimarket dan apotek. Isinya, agar tempat-tempat tersebut nggak menjual kondom kepada anak di bawah umur. Sementara, bagi mereka yang sudah dewasa, harus bisa menunjukkan status sudah menikah di KTP-nya.

Banjarmasin

Majalahkartini.co.id juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Banjarmasin, ibu kota Kalimantan Selatan, juga ikut melarang perayaan Hari Valentine.

Banda Aceh

Larangan merayakan Hari Valentine di Banda Aceh, Naggroe Aceh Darussalam datang langsung dari Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal. Malahan, lansiran BBC.com, kampanye pelarangannya disebar pula lewat media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Kalau menurut kamu gimana guys? Apakah pelarangan itu menurut kamu perlu? Share dong pendapat kamu, apakah kamu ngedukung pelarangan itu atau apakah menurut kamu pemerintah nggak perlu bersikap berlebihan karena toh muda-mudi Indonesia udah cerdas dan masih ngejaga norma-norma sosial dan agama sehingga bisa bijak saat merayakan Hari Valentine?